Proses Belajar yang Bermakna (Meaningful Learning)
Melalui berbagai macam pemikirannya tentang penemuan dan penerimaan bermakna dan tidak bermakna, kemudian terbentuklah konsep meaningful learning atau proses belajar bermakna. Dikatakan bahwa proses belajar ini akan jauh lebih bermakna dan berguna untuk siswa apabila mereka mengalami atau melewati proses belajar yang bermakna. Ausubel mengatakan bahwa yang dimaksud dengan meaningful learning ini adalah pembelajaran yang bisa mengaitkan pembelajaran materi sebelumnya dengan materi pembelajaran yang nantinya akan dipelajari.
Teori Ausubel ini sangat dengan kaitannya dengan teori belajar Konstruktivisme. Keduanya menekankan pentingnya belajar mengasosiasikan fenomena, pengalaman, dan juga berbagai fakta baru ke dalam sistem pengertian yang sudah dimiliki oleh siswa dan menekankan pentingnya suatu asimilasi pengalaman baru ke dalam konsep yang sudah dimiliki siswa.
Ausubel juga berpendapat bahwa pendidik juga harus bisa mengembangkan potensi kognitif siswa melalui proses belajar bermakna. Itu artinya, bisa mengasosiasikan sebuah fenomena, pengalaman, dan juga berbagai macam fakta yang ada di dalam lingkungannya. Sehingga, siswa akan mempunyai sikap perilaku sosial yang terbentuk dari suatu pengalaman yang mereka terapkan, tidak hanya sekadar hafalan dan juga formalitas semata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar