Sabtu, 09 November 2024

Maeningful learning

 Sedangkan menurut Herliani, langkah-langkah yang umumnya dilakukan untuk menerapkan meaningful learning Ausubel atau belajar bermakna adalah:


1. Advance Organizer atau Handout


Ini adalah penyampaian awal mengenai materi yang akan dipelajari oleh para siswa yang bisa berupa handout atau pengenalan singkat tentang apa saja yang nantinya akan dipelajari oleh para siswa secara umum. Melalui handout ini, kita bisa mempersiapkan para siswa secara mental untuk menerima materi, apabila mereka sudah mengetahui sebelumnya materi yang nantinya akan disampaikan dalam pembelajaran.


2. Progressive Differensial


Materi pelajaran yang disampaikan oleh guru seharusnya diajarkan secara bertahap. Diawali dengan hal-hal ataupun konsep yang umum, lalu dilanjutkan kepada hal-hal yang khusus dengan disertai contoh.


3. Integrative Reconciliation


Dalam tahapan ini, guru akan memberikan penjelasan tentang persamaan dan perbedaan dari konsep-konsep yang sudah mereka ketahui dengan konsep yang baru saja mereka pelajari.


4. Consolidation


Pemantapan materi dalam bentuk menghadirkan lagi lebih banyak contoh ataupun latihan. Sehingga para siswa akan lebih paham dan lebih siap menerima materi baru.

Deep learning

Gagasan deep learning konsep pembelajaran harus:

1. Mindfull, sadar bahwa kemampuan siswa berbeda. Siswa didorong untuk terlibat. ( *Differensiasi* )

2. Meaningfull. Siswa paham manfaat materi pelajaran. ( *Materi esensial mendalam dan bermakna* ) Salah satu prinsip kurmer

3. Joyfull. Menyenangkan. Kata pak menteri Joy tidak sama dengan fun. bukan sekadar joget-joget. 

Belajar yang bermakna

Proses Belajar yang Bermakna (Meaningful Learning)

Melalui berbagai macam pemikirannya tentang penemuan dan penerimaan bermakna dan tidak bermakna, kemudian terbentuklah konsep meaningful learning atau proses belajar bermakna. Dikatakan bahwa proses belajar ini akan jauh lebih bermakna dan berguna untuk siswa apabila mereka mengalami atau melewati proses belajar yang bermakna. Ausubel mengatakan bahwa yang dimaksud dengan meaningful learning ini adalah pembelajaran yang bisa mengaitkan pembelajaran materi sebelumnya dengan materi pembelajaran yang nantinya akan dipelajari.

Teori Ausubel ini sangat dengan kaitannya dengan teori belajar Konstruktivisme. Keduanya menekankan pentingnya belajar mengasosiasikan fenomena, pengalaman, dan juga berbagai fakta baru ke dalam sistem pengertian yang sudah dimiliki oleh siswa dan menekankan pentingnya suatu asimilasi pengalaman baru ke dalam konsep yang sudah dimiliki siswa.

Ausubel juga berpendapat bahwa  pendidik juga harus bisa mengembangkan potensi kognitif siswa melalui proses belajar bermakna. Itu artinya, bisa mengasosiasikan sebuah fenomena, pengalaman, dan juga berbagai macam fakta yang ada di dalam lingkungannya. Sehingga, siswa akan mempunyai sikap perilaku sosial yang terbentuk dari suatu pengalaman yang mereka terapkan, tidak hanya sekadar hafalan dan juga formalitas semata.

Meaningful learning

 Langkah-langkah Meaningful Learning

Berikut adalah beberapa langkah dalam menerapkan meaningful learning atau belajar bermakna, antara lain:

1. Menentukan sebuah tujuan pembelajaran.

2. Melakukan identifikasi terkait karakteristik siswa, mulai dari kemampuan awal, gaya belajar, motivasi, dan lain sebagainya.

3. Memilih materi pelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa dan mengaturnya ke dalam bentuk konsep inti.

4. Menentukan topik-topik dan menampilkannya dalam bentuk advance organizer yang nantinya akan dipelajari oleh para siswa.

5. Mempelajari konsep=konsep inti tersebut dan menerapkannya ke dalam bentuk nyata atau konkret.

Maeningful learning

 Sedangkan menurut Herliani, langkah-langkah yang umumnya dilakukan untuk menerapkan meaningful learning Ausubel atau belajar bermakna adala...